Salam TOP

PERKUMPULAN PELATIHAN OLAH TENAGA DALAM SATYA BUANA

"Mewujudkan Kondisi Sehat Jasmani Dan Rohani Secara Mandiri"

Banners

Pentingnya Mengenal Al-Asma` Al-Husna

Mengenal dan mempelajari nama-nama dan sifat-sifat Allah sangatlah agung, penuh dengan kebaikan dan keutamaan, serta mengandung beraneka ragam buah dan manfaatnya.

Keutamaan dan keagungan perihal mendalami ilmu Al-Asma` Al-Husna akan lebih jelas dengan memperhatikan beberapa keterangan berikut.

 

Pertama: ilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah ilmu yang paling mulia dan paling utama, yang kedudukannya paling tinggi dan derajatnya paling agung. Tentunya hal ini sangat dimaklumi karena kemuliaan suatu ilmu pengetahuan bergantung kepada jenis pengetahuan yang dipelajari dalam ilmu itu. Sementara itu, telah dimaklumi pula bahwa tiada yang lebih mulia dan lebih utama daripada ilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah yang terkandung dalam Al-Qur`an yang mulia dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Abu Bakr Ibnul ‘Araby rahimahullah berkata, “Kemuliaan sebuah ilmu bergantung kepada apa-apa yang diilmui padanya. Sementara itu, (mengenal Allah) Al-Bariadalah semulia-mulia pengetahuan. Oleh karena itu, mengilmui nama-nama-Nya adalah ilmu yang paling mulia.”[1]

Oleh karena itu, mempelajari dan mendalami makna Al-Asma` Al-Husna adalah amalan yang paling utama dan mulia.


Kedua: mengenal Allah dan memahami nama-nama dan sifat-sifat-Nya akan menambah kecintaan hamba kepada Rabb-nya, akan membuat seorang hamba semakin mengagungkan dan membesarkan-Nya, lebih mengikhlaskan segala harapan dan tawakkal hanya kepada-Nya, serta membuat rasa takutnya terhadap Allah semakin mendalam. Tatkala pengetahuan dan pemahaman seorang hamba akan nama-nama dan sifat-sifat Rabb-nya semakin kuat dan mendalam, akan semakin kuat pula tingkat penghambaannya kepada Allah, semakin tulus sikap berserah dirinya  kepada syariat Allah, serta semakin tunduk kepada perintah Allah dan semakin jauh meninggalkan larangan-Nya.


Ketiga: mengenal Allah dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya adalah dasar keimanan dan, dengan itu pula, iman akan semakin bertambah.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Si’dy rahimahullah berkata, “Sesungguhnya, mengimani dan mengenal Al-Asma` Al-Husna mencakup tiga jenis tauhid: tauhidrubûbiyyah, tauhid ulûhiyyah, dan tauhid Al-Asma` wa Ash-Shifat. Tiga jenis tauhid ini adalah perputaran dan ruh iman, serta pokok dan puncak (keimanan). Oleh karena itu, setiap kali pengetahuan hamba akan nama-nama dan sifat-sifat Allah semakin bertambah, akan bertambah pula keimanan dan akan semakin kuat keyakinan (hamba) tersebut.”[2]

Demikian pula sebaliknya, siapa saja yang pengetahuannya tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah kurang, kurang pula keimanannya.

Siapa saja yang mengenal Allah, ia akan mengenal segala sesuatu selain Allah. Namun, siapa saja yang kondisinya justru sebaliknya, perhatikanlah firman-Nya,

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ.

“Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang lupa terhadap Allah maka Allah menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.” [Al-Hasyr: 19]

Cermatilah ayat di atas. Tatkala seseorang lupa terhadap Allah, Allah membuatnya lupa terhadap dirinya sendiri, lupa terhadap apa-apa yang merupakan kebaikannya, serta lupa terhadap sebab-sebab keberuntungannya di dunia dan akhirat.


Keempat: sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengadakan makhluk yang sebelumnya mereka tidaklah pernah terwujud dan tidak pernah tersebut. Allah‘Azza wa Jalla juga memudahkan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi untuk mereka serta memberikan berbagai nikmat kepada mereka yang tidak mungkin bisa dijumlah dan dihitung. Seluruh hal tersebut adalah agar mereka mengenal Allah dan menyembah-Nya. Allah Jalla Sya`nuhu berfirman,

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا.

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit, seperti itu pula bumi. Perintah-Nya berlaku padanya agar kalian mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.”[Ath-Thalaq: 12]

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman pula,

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَنْدَادًا ذَلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ. وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِنْ فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِلسَّائِلِينَ. ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ.

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya, patutkah kalian kafir terhadap Yang menciptakan bumi dalam dua hari dan mengadakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Rabb alam semesta.’ Di bumi itu, Dia menciptakan gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan padanya Dia menentukan kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat hari. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian, Dia menuju langit, sedang langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi, ‘Datanglah kalian berdua menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.’ Keduanya menjawab, ‘Kami datang dengan suka hati.’.” [Fushshilat: 9-11]

Allah ‘Azza Dzikruhu juga menyatakan,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ. مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ. إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ.

“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka tidak pula menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kukuh.” [Adz-Dzariyat: 56-58]


Oleh karena itu, usaha seorang hamba dalam mengenal dan mempelajari nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah sesuai dengan maksud penciptaannya. Meninggalkan dan menelantarkan hal tersebut tergolong melalaikan maksud penciptaannya. Karena, sangatlah tidak layak seorang makhluk yang lemah yang telah mendapatkan berbagai macam keutamaan serta telah merasakan beraneka ragam karunia dan nikmat Allah, tetapi ia jahil terhadap Rabb-nya serta berpaling dari mengenal kebesaran, nama-nama, dan sifat-sifat-Nya.


Kelima: sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai nama-nama dan sifat-sifat-Nya serta mencintai timbulnya pengaruh nama-nama dan sifat-sifat-Nya kepada makhluk. Tentunya hal ini merupakan bagian dari kesempurnaan Allah dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya.

Di antara nama-nama Allah ‘Azza wa Jalla adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahim[3]yang Maha merahmati makhluk dengan berbagai nikmat. -Sebagai contoh-, perhatikanlah surah Ar-Rahman, dari awal hingga akhir surah, yang menunjukkan rahmat Allah yang maha luas. Pada awal surah, Allah Subhanahu wa Ta’alaberfirman,

الرَّحْمَنُ. عَلَّمَ الْقُرْآنَ. خَلَقَ الْإِنْسَانَ. عَلَّمَهُ الْبَيَانَ. الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ. وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ. وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ. أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ. وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ. وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ. فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ. وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ. فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ.

“(Allah) Yang Maha Merahmati, Yang telah mengajarkan Al-Qur`an. Dia menciptakan manusia, Mengajarnya agar pandai berbicara. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. Tumbuh-tumbuhan dan pepohonan tunduk kepada-Nya. Dan Dia telah meninggikan langit dan meletakkan neraca (keadilan) supaya kalian jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan tegakkanlah timbangan itu secara adil dan janganlah kalian mengurangi neraca itu. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang baunya harum. Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian dustakan?” [Ar-Rahman: 1-13]

Allah ‘Azza wa Jalla juga berfirman,

فَانْظُرْ إِلَى آثَارِ رَحْمَتِ اللَّهِ كَيْفَ يُحْيِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا إِنَّ ذَلِكَ لَمُحْيِ الْمَوْتَى وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

“Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati. Sesungguhnya (Rabb yang berkuasa seperti) demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Ar-Rûm: 50]

Karena rahmat Allah, Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang mempunyai sifat merahmati makhluk lain sebagaimana yang ditunjukkan dalam nash-nash dalil yang sangat banyak.

Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Al-‘Alim ‘Yang Maha Mengetahui’ dan Allah mencintai orang-orang yang berilmu sebagaimana dalam nash-nash dalil yang sangat banyak.

Allah adalah At-Tawwab ‘Maha Menerima Taubat’ dan Allah mencintai orang-orang yang bertaubat,

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ.

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” [Al-Baqarah: 222]

Demikianlah seterusnya.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Demikianlah keadaan nama-nama Allah yang maha husna. Makhluk yang paling Dia cintai adalah siapa saja yang bersifat dengan konsekuensi dari (Al-Asma` Al-Husna itu). Sedangkan, (makhluk) yang paling Dia benci adalah siapa saja yang bersifat dengan kebalikan dari (Al-Asma` Al-Husnaitu). Oleh karena itu, (Allah) membenci orang kafir, zhalim, jahil, yang berhati keras, bakhil, penakut, hina, dan bejat. Sementara itu, (Allah) Subhanahu adalah Jamil‘Maha indah, elok’, cinta kepada keindahan; Alim, cinta kepada ulama; Rahim, cinta kepada orang yang merahmati; Muhsin ‘Maha Memberi Kebaikan’, cinta kepada orang yang berbuat kebaikan; Syakûr ‘Maha Pembalas Jasa’, cinta kepada orang yang bersyukur; Shabûr ‘Yang Maha Sabar’[4] cinta kepada orang yang bersabar;Jawwad ‘Maha Dermawan’[5], cinta kepada orang-orang yang dermawan dan berbuat kebajikan; Sattar [6], cinta kepada As-SitrQadir, mencela kelemahan -“dan mukmin yang kuat lebih Dia cintai daripada mukmin yang lemah”-[7]‘Afûw ‘Maha Pemaaf’, cinta kepada sifat pemaaf; dan Witr ‘Yang Maha Satu’, cinta kepada yang witir[8]. Setiap hal yang Allah cintai merupakan pengaruh dan konsekuensi dari nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Sedangkan, setiap hal yang Dia benci berasal dari apa-apa yang bertentangan dan berlawanan dengan (pengaruh dan konsekuensi dari nama-nama dan sifat-sifat-Nya).”[9]


Kenam: orang yang benar-benar mengenal Allah ‘Azza wa Jalla akan berdalil dengan sifat-sifat dan perbuatan Allah terhadap segala sesuatu yang Dia perbuat dan segala sesuatu yang Dia syariatkan. Karena, seluruh perbuatan Allah adalah keadilan, keutamaan, dan hikmah, yang telah menjadi konsekuensi dari nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Oleh karena itu, tiada suatu apapun yang Dia syariatkan, kecuali sesuai dengan konsekuensi tersebut. Sehingga, segala hal yang Allah beritakan adalah sesuatu yang hak dan benar, sedang segala perintah dan larangan-Nya adalah keadilan dan hikmah.

Misalnya, seorang hamba memperhatikan Al-Qur`an dan segala sesuatu yang Allah beritakan kepada makhluk melalui lisan para rasul tentang nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan-Nya serta tentang keharusan menyucikan dan membesarkan Allah terhadap segala sesuatu yang tidak layak. Juga, ia memperhatikan bagaimana perbuatan Allah kepada para wali yang memurnikan ibadah hanya kepada-Nya dan kenikmatan yang mereka peroleh karena itu, ataupun ia memperhatikan bagaimana keadaan orang-orang yang menentang-Nya dan kebinasan akibat perbuatan mereka. Berdasarkan hal ini, orang-orang yang memahami nama-nama dan sifat-sifat-Nya akan berdalilkan bahwa Allah adalah satu-satu-Nya Ilah yang berhak diibadahi, “Yang Maha mampu atas segala sesuatu”, “Yang Maha Mengetahui segala sesuatu”, “Yang siksaan-Nya keras”, “Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”, “Yang Maha Berkuasa lagi Maha Bijaksana”, “Yang Maha melakukan segala sesuatu yang Dia kehendaki”, dan seterusnya berupa hal-hal yang menunjukkan rahmat, keadilan, keutamaan, dan hikmah Allah Jalla wa ‘Ala.

Apabila seorang hamba memperhatikan hal di atas, tidaklah diragukan bahwa hal tersebut akan menambah keyakinannya, memperkuat imannya, menyempurnakan tawakkalnya, dan semakin menambah penyerahan dirinya kepada Allah.


Ketujuh: mengenal Allah dan mempelajari nama-nama dan sifat-sifat-Nya adalah perniagaan yang sangat menguntungkan. Di antara keuntungannya adalah membuat jiwa menjadi tenang, hati menjadi tentram, dada menjadi lapang dan bersinar, merasakan keindahan surga Firdaus pada hari kiamat, melihat wajah Allah Yang Maha Agung lagi Maha Mulia, meraih keridhaan Allah, dan selamat dari kemurkaan dan siksaan-Nya. Insya Allah, keuntungan-keuntungan tersebut akan lebih tampak lagi pada uraian Al-Asma` Al-Husna yang akan diterangkan dalam tulisan ini secara bersambung.


Kedelapan: berilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah penjaga dari ketergelinciran, pembuka pintu amalan shalih, pemacu untuk menyongsong segala ketaatan, penghardik dari dosa dan maksiat, pembersih jiwa dari sikap-sikap tercela, penghibur pada masa musibah dan petaka, pengawal dalam menghadapi gangguan syaithan, penyeru kepada akhlak mulia dan fadhilah, serta lain sebagainya yang merupakan buah dan manfaat ilmu Al-Asma` Al-Husna.


Kesembilan: mempelajari nama-nama dan sifat-sifat Allah adalah dasar pokok untuk mengetahui segala ilmu pengetahuan yang lain. Hal ini karena yang dipelajari -selain ilmu tentang Allah Tabaraka wa Ta’ala- terbagi dua:

  1. Makhluk-makhluk yang diadakan dan diciptakan oleh Allah Ta’ala.
  2. Perintah-perintah yang, dengannya, Allah memerintah makhluk, baik berupa perintah kauny maupun perintah syar’iy.

Sedangkan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman,

أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ

“Ingatlah bahwa mencipta dan memerintah hanyalah hak (Allah).” [Al-A’raf: 54]

Telah dimaklumi bahwa segala ciptaan dan perintah Allah adalah baik, dibangun di atas kemaslahatan, rahmat, dan kasih sayang untuk segenap makhluk. Seluruh hal tersebut adalah pengaruh dari kandungan Al-Asma` Al-Husna. Oleh karena itu, para ulama mengatakan bahwa penciptaan dan perintah bersumber dari Al-Asma` Al-Husna Allah Jalla Jalaluhu. Sebagaimana, segala sesuatu yang ada -selain Allah- adalah karena diadakan oleh Allah, sedang keberadaan selain-Nya adalah ikut kepada keberadaan-Nya, dan makhluk yang dicipta ikut kepada Yang Menciptakannya maka demikian pula ilmu tentang Allah adalah sumber segala ilmu yang lain. Oleh karena itu, berilmu tentang Al-Asma` Al-Husna adalah sumber ilmu pengetahuan yang lain.[10]


Kesepuluh: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa yang menghitung (nama-nama) tersebut, ia akan dimasukkan ke dalam surga.”

Insya Allah, akan datang, pembahasan yang berkaitan dengan makna menghitungAl-Asma` Al-Husna, bahwa maknanya bukan hanya sekadar menjumlah dan menghafalkannya, melainkan juga mengetahui makna dan kandungannya sehingga tiada jalan bagi siapa saja yang ingin meraih keutamaan yang tersurat dalam hadits di atas, kecuali dengan mempelajari Al-Asma` Al-Husna sesuai dengan jalan yang benar dan pemahaman lurus.


Kesebelas: ayat-ayat yang menyebutkan nama-nama dan sifat-sifat Allah kedudukannya yang paling agung dalam Al-Qur`an Al-Karim melebihi ayat lain[11]. Oleh karena itu, ayat yang paling agung adalah ayat Kursi -yang mengandung sejumlah sifat dan beberapa nama Allah- sebagaimana yang diterangkan dalam hadits Ubay bin Ka’b radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada beliau,

يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ { اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ } قَالَ فَضَرَبَ فِي صَدْرِي وَقَالَ وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ

“Wahai Abul Mundzir (Ubay), ayat apa yang paling agung dari kitab Allah yang kamu hafal?” Saya (Ubay) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau (kembali) bertanya, “Wahai Abul Mundzir, ayat apa yang paling agung dari kitab Allah yang kamu hafal?” Saya menjawab, “Allahu La Ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyûm [ayat Kursi],” maka beliau memukul dadaku seraya berkata, “Demi Allah, ilmu akan membahagiakanmu, wahai Abul Mundzir.” [12]

Demikian pula keberadaan dan keutamaan surah Al-Fatihah yang telah dikenal dan dimaklumi, di antaranya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menyifatkan surah Al-Fatihah,

هِيَ أَعْظَمُ السُّوَرِ فِي الْقُرْآنِ

“(Al-Fatihah) itu adalah seagung-agung surah dalam Al-Qur`an.” [13]

Juga keutamaan surah Al-Ikhlash yang mengandung nama-nama dan sifat-sifat Allah. Salah satu keutamaannya tertera dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ

“Demi Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya (surah Al-Ikhlash) itu senilai sepertiga Al-Qur`an.” [14]

Keterangan di atas menunjukkan keagungan dan kemuliaan mempelajari nama-nama dan sifat-sifat Allah ‘Azza wa Jalla.


Demikian beberapa hal yang menunjukkan pentingnya mempelajari Al-Asma` Al-Husna dan betapa perlunya seorang hamba untuk mendalaminya.

Perlu kami ingatkan pula bahwa pembahasan Al-Asma` Al-Husna bersumber dari Al-Qur`an dan Sunnah, bukan bersumber dari akal, perasaan, eksperimen, inspirasi, dan adat istiadat. Ini adalah kaidah dasar yang harus kami ingatkan dalam tulisan ini mengingat bahwa banyak di antara kaum muslimin yang tertipu dengan kepandaian sebagian orang, yang hanya berlari di belakang dunia atau terkungkung oleh hawa nafsu dan was-was syaithan, dengan membawakan kandungan dan manfaat Al-Asma` Al-Husna yang tidak pernah ditunjukkan oleh tuntunan Al-Qur`an dan Sunnah.

Semoga Allah memudahkan segala sebab kebaikan untuk kita semua dan menjauhkan kita semua dari segala kejelekan. Wallahu Ta’ala A’lam.




[1] Bacalah Ahkam Al-Qur`an 2/793 -dengan perantara kitab Asma`ullah wa Shifatuhu karya Al-Asyqar hal. 23-.

[2] At-Taudhih wa Al-Bayan Li Syajarah Al-Iman hal. 41.

[3] Nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim berasal dari kata rahmat. Terdapat rincian makna kata rahmat pada nama Ar-Rahman dan kata rahmat pada nama Ar-Rahim. Insya Allah, penjelasan tentang makna dan kandungan kedua nama itu akan datang.

[4] Ada perbincangan seputar keabsahan penamaan ini. Insya Allah, pembahasannya akan datang.

[5] Ada perbincangan seputar keabsahan penamaan ini. Insya Allah, pembahasannya akan datang.

[6] Ada perbincangan seputar keabsahan penamaan ini. Insya Allah, pembahasannya akan datang.

[7] Petikan dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu riwayat Muslim.

[8] Yang witir mempunyai banyak kandungan makna. Insya Allah, hal ini akan diuraikan dalam pembahasan nama Al-Witr.

[9] ‘Idah Ash-Shabirin hal. 241. Baca jugalah Madarij As-Salikin 1/420 dan Miftah Dar As-Sa’adah 1/3.

[10] Demikian makna keterangan Ibnul Qayyim dalam kitabnya, Bada`i’ Al-Fawa`id1/163.

[11] Bacalah keterangan Ibnu Taimiyah dalam Da` At-Ta’arudh baina Al-‘Aql wa An-Naql 5/310-313.

[12] Dikeluarkan oleh Muslim no. 810 dan Abu Dawud no. 1460.

[13] Dikeluarkan oleh Al-Bukhary, Abu Dawud no. 1458, An-Nasa`iy 2/193, dan Ibnu Majah no. 3785 dari Abu Sa’id Al-Mu’alla radhiyallahu ‘anhu.

[14] Dikeluarkan oleh Al-Bukhary, Abu Dawud no. 1461, dan An-Nasa`iy 2/171 dari Abu Sa’id Al-Khudry radhiyallahu ‘anhu. Dikeluarkan pula oleh Muslim no. 812, At-Tirmidzy no. 2899, dan Ibnu Majah no. 3738 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Juga dikeluarkan oleh Muslim no. 811 dari Abu Dardaradhiyallahu ‘anhu.


Berita Terkini

Artikel Pilihan

  • RAHASIA MEMANFAATKAN KEAJAIBAN TIDUR UNTUK AWET MUDA

    13891 hits05 October 2016
     Semoga senantiasa sehat dan terus berkarya dengan sukses… pernahkah Anda memikirkan, apakah sebenarnya tidur itu? Dan benarkah dibalik tidur itu tersembunyi suatu ...
  • LATIHAN PERNAPASAN ANAK ANAK (AN NAS)

    4116 hits18 October 2014
    LATIHAN PERNAPASAN ANAK ANAK (AN NAS) Banyak orang tua yang selama ini merasa cukup memberi pendidikan kepada anak-anak mereka. Mulai dari rumah kemudian me...
  • SENAM PERNAPASAN LANSIA

    5087 hits18 October 2014
    SENAM PERNAPASAN LANSIA Pada era globalisasi, dimana ruang dan batas antar negara sudah tidak ada Kemajuan teknologi, berbaurnya budaya dan luasnya komunikasi akan mem...
  • SENAM PERNAPASAN WANITA (MUSLIMAH)

    4421 hits18 October 2014
    SENAM PERNAPASAN WANITA (MUSLIMAH) PANDANGAN DUNIA TENAGA DALAM TENTANG KEKACAUAN DAN FUNGSI METABOLISME TUBUH Diri manusia terdiri dari : Tubuh fisik yang dapat dil...
  • SENAM PERNAPASAN SATYA BUANA

    7160 hits18 October 2014
    SENAM PERNAPASAN SATYA BUANA Kita semua mengetahui bahwa kehidupan di dunia modern dalam era globalisasi ini mengalami kemajuan di berbagai bidang. Namun kitapun menya...
  • PROGRAM KEGIATAN

    4166 hits10 August 2014
    PRORAM KEGIATAN BADAN USAHA SATYA BUANAKami melalui unit badan usaha satya buana memberikan layanan pelatihan Bisnis Online secara private baik via online maupun off line...
  • Mengingat Kematian, Cukuplah Kematian Saudara Kita Sebagai Nasehat (ذكر الموت )

    13538 hits22 April 2014
    Bismillah,Mengingat Kematian, Cukuplah Kematian Saudara Kita Sebagai Nasehat (ذكر الموت ) كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَو...
  • MACAM-MACAM AZAB KUBUR DAN SEBAB SEBABNYA

    13646 hits31 January 2014
    1. Diperlihatkan neraka jahannam النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا “Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang.” (Ghafir: 46) Dari Ibnu Uma...
  • Suami Takut Istri ?

    14043 hits23 September 2013
    " DEMI MENGGAPAI RIDHA ALLAHUTA'ALA "" SUAMI RAMAH DENGAN PEKERJAAN RUMAH "" BUKAN KARENA TAKUT KEPADA ISTERI " (1) Suami yang mencuci baju sendiri bukan karena ingin me...
  • 9 Jenis syaitan

    14307 hits24 May 2013
    Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan :1. ZalituunDuduk di pasar / kedai Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tid...
  • Percepatan Rejeki sesuai tuntunan syar'i

    8602 hits17 March 2013
    Percepatan Rejeki sesuai tuntunan syar'iAllah Subhanahu Wata’aala berfirman :“Tidak ada satu makhluk melatapun di muka bumi kecuali Allah yang menanggung rezekinya, dan D...
  • Lenteran Wahyu Dan Mutiara Ahlussunah

    8470 hits28 February 2013
    “Sesungguhnya orang-orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, niscaya Allah mengharamkan surga kepadanya, sedang tempatnya ialah neraka. Tidaklah ada seorang pen...
  • Menguak Keajaiban Minyak Zaitun

    8411 hits25 February 2013
    Menguak Keajaiban Minyak ZaitunMINYAK zaitun merupakan salah satu jenis minyak yang akrab di telingan wanita. Selain dikenal sebagai penambah cita rasa makanan, minyak in...
  • Rintihan Shalat Malam

    8445 hits25 February 2013
    Oleh : Ust. Firanda Andirja, M.ASeakan-akan sholat malam berkata :“Akankah masa keemasanku akan berakhir….?Ramadhan lalu betapa banyak orang berbondong-bondong mengejarku...
  • pertanyaan yang patut dijauhi

    8167 hits25 February 2013
    Ada beberapa pertanyaan yang patut dijauhi:1. Bertanya tentang perbuatan Allah.Seperti bertanya: Apakah Allah mampu menciptakan benda yang lebih besar dari diriNya..2. Be...
  • akibat mencari ridho manusia

    8490 hits19 February 2013
    Di antara rasa takut yang tercela adalah jika sampai rasa takut membuat seseorang lebih mendahulukan ridho manusia dalam keadaan membuat Allah murka. Artinya yang ia cari...
  • Pentingnya Mengenal Al-Asma` Al-Husna

    8539 hits19 February 2013
    Mengenal dan mempelajari nama-nama dan sifat-sifat Allah sangatlah agung, penuh dengan kebaikan dan keutamaan, serta mengandung beraneka ragam buah dan manfaatnya.Keutama...
  • SEBAB BERTAMBAHNYA ILMU

    8120 hits19 February 2013
    Allah ‘Azza wa Jallaberfirman,وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ“Bertakwalah kepada Allah, Allah (pasti) memberi ilmu kepada kalian.” [Al-Baqarah: 282]B...
  • Keadaan Kebanyakan Manusia

    8249 hits18 February 2013
    Allah Subhânahu wa Ta’âlâberfirman,يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) d...
  • Anjuran dan keutamaan dzikir

    8665 hits18 February 2013
    Di antara bekal penting bagi seorang muslim dan muslimah dalam mengarungi samudra kehidupan adalah dzikir kepada Allah. Bukanlah hal samar akan keagungan dan kemuliaan ke...
  • adab dan etika dzikir

    8957 hits18 February 2013
    Dalam Al-Qur`an Al-Karim, Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ ...
  • tenaga dalam

    2529 hits18 February 2013
    1. Prana alam dan daya inti bumi2. Metode dasar penyembhan satya buana3. Mengakkan akal sehat di satya buana4. Rahasia Keajaiban Tidur5. Senam Pernafasan Lansia6. Senam p...
  • HERBAL

    3598 hits18 February 2013
    menguak keajaiban minyak zaitunmanfaat madu dan bubuk kayu manisagar aura teh tetap dirasakan sepanjang waktu10 manfaat serbuk teh hijau
  • Mozaik Islam

    3953 hits17 February 2013
    NASEHAT TENTANG KEMATIANMACAM MACAM AZAB KUBUR DAN SEBAB SEBABNYASUAMI TAKUT ISTRI ???9 JENIS SYAITAN PERCEPATAN REJEKI SESUAI SYAR'ILENTERA WAHYU DAN MUTIARA AHLUSSUNNAH...
  • Hari Valentine : Hari Zina Internasional

    8941 hits09 February 2013
    Hari Valentine : Hari Zina InternasionalBismillah was shalatu was salamu ‘ala RasulillahDi antara bencana yang menimpa pemuda Islam adalah sikap latah meniru kebiasaan or...
  • Kisah Shahabat: Said bin Amir al-Jumahi Radhiyallahu ‘Anhu

    8134 hits09 February 2013
    “Said bin Amir, seorang laki-laki yang membeli akhirat dengan dunia dan mementingkan Allah dan Rasul-Nya diatas selain keduanya.”(Ahli Sejarah)Anak muda ini, Said bin Ami...
  • Kisah shahabat tsabit bin qais al anshar

    8059 hits09 February 2013
    “Tidak ada wasiat seseorang  di mana dia mewasiatkannya setelah dia wafat yang dilaksanakan selain wasiat Tsabit bin Qais”Tsabit bin Qais al-Anshari, seorang pemuka ...
  • Hak dan Kewajiban Seorang Isteri Solehah Terhadap Suami

    8650 hits09 February 2013
    Hak dan Kewajiban Seorang Isteri Solehah Terhadap SuamiWahai para wanita yang sedang bertabarruj dengan mengunakan segala perhiasaan yang di milikinya di hadapan manusia ...
  • MANFAAT MADU DAN BUBUK KAYU MANIS

    8734 hits09 February 2013
    MANFAAT MADU DAN BUBUK KAYU MANISDitemukan bahwa Madu dan Kayu manis mampu menyembuhkan banyak penyakit. Madu juga mudah diperoleh karena diproduksi di banyak negara didu...
  • Prana Alam Dan Daya Inti Bumi

    15027 hits09 January 2013
    Prana AlamBanyak sekali istilah prana yang muncul di duniametafisika dan tenaga dalam. Prana sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang berari energi...
  • 10 Manfaat Serbuk Teh Hijau

    7472 hits30 December 2012
    10 Manfaat Serbuk Teh HijauSetiap pagi tentunya selain meminum kopi, susu, pasti kita pernah minum segelas teh, rasanya kalau tidak minum minuman ini mulut terasa hambar....
  • Testimoni

    8078 hits28 June 2012
    TESTIMONI PESERTA POTD SATYA BUANA Bismillahirohmanirrohim 1. Ibu Astri dari sasana bukir cab. Pasuruan keluhan sebelum bergabung di POTD Satya Buana adalah s...
  • Metode Dasar Penyembuhan POTD Satya Buana

    12401 hits25 May 2012
    oleh : Kharisma Abadi Bagaimana sebenarnya teknik membantu penyembuhan untuk orang lain ? Pertanyaan ini seringkali muncul pada kawan-kawan di tingkat pemula sampai ...
  • Menegakkan Akal Sehat di Satya Buana

    10923 hits02 January 2012
    Menegakkan Akal Sehat di Satya Buana Catatan : Kharisma Abadi (Humas Satya Buana Surabaya) "Saya jadi kuatir mengobati orang, pak. Sekarang kan lagi musimnya penya...
  • Evaluasi Kenaikan Tingkat POTD Satya Buana Cabang Sragen

    9575 hits02 January 2012
    Pada hari Minggu(Ahad) tanggal 8 Maret 2009 POTD Satya Buana Cabang Sragen melaksanakan Evaluasi Kenaikan Tingkat. Evaluasi di Sragen kali ini dihadiri oleh Bapak ...
  • Kurban Latih Jiwa Keikhlasan

    11130 hits20 December 2011
    PASURUAN – Perayaan Hari Idul Adha di POTD Satya Buana Pasuruan kali ini sedikit berbeda. Di sasana Bukir, Ketua Umum POTD Satya Buana Pusat Drs Sutjahyo dan H Tholib...
  • HISTORY

    12328 hits19 December 2011
    UNDERCUNSTRUCTION
  • ABOUT US

    9079 hits11 October 2006
    Situs ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi tentang seluruh kegiatan Pelatihan Olah Tenaga Dalam (POTD) Satya Buana yang ada di Nusantara maupun di Luar...
  • TERMS

    6524 hits11 October 2006
    Copyright Policy and Fair Use Guide If you are interested in linking, quoting, or reprinting articles from satyabuana.com in whole or in part, please do read our copyr...
  • VISI DAN MISI POTD SATYA BUANA

    6834 hits11 October 2006
    VISI : Mewujudkan Kondisi Fitrah   MISI: Sehat jasmani dan rohani secara mandiri   5 (lima) Paradigma POTD Satya Buana: Satya Buana adalah tenaga dalam pembah...

Recent Article