PERKUMPULAN PELATIHAN OLAH TENAGA DALAM

SATYA BUANA

" Mewujudkan Kondisi Sehat Jasmani Dan Rohani Secara Mandiri "

Breadcrumbs

Home NEWS AND FEATURES Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir Ke Palestina (Bagian 7-Habis)
Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir Ke Palestina (Bagian 7-Habis) PDF Print E-mail
Thursday, 19 October 2017 06:51

Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina (Bagian 7-Habis)


Panjatkan Doa di Bukit Tursina:  Semoga Ilmu Satya Buana Tetap Ada hingga Hari Akhir


Perjalanan panjang menyelesaikan amanah pencarian pohon zaitun ini saya pungkasi di Mesir. Setelah menyelesaikan ziarah ke destinasi tempat lahirnya Nabi Isa as atau Yesus, saya dan rombongan bertolak ke Mesir, dengan melalui wilayah Semenanjung Sinai. Tujuan akhir adalah Gunung Sinai. Atau Bukit Tursina. Atau Jabal Musa. Setidaknya ada tiga nama untuk memberi identitas areal bersejarah tersebut.

 

( Seragam SB Eksis Di Bukit Tursina)



Di wilayah itu, kami memasuki Kota Santa Katarina. Dinamakan demikian, lantaran ada Biara Tertua bernama yang sama sejak zaman nabi. Konon di biara itu tersimpan akta perjanjian Nabi Muhammad SAW. Isinya, Rasulullah berjanji melindungi umat Kristiani.  Ketika itu pimpinan biara memang mendengar kenabian Rasulullah SAW, dan mereka meminta perlindungan kepada Nabi sebab saat itu akhlak manusia sangat buruk.

Fokus kami adalah naik ke Bukit Tursina. Dan, itu kami lakukan jam satu dinihari waktu setempat. Suhu minus lima derajat celcius. Tapi, itu tidak menyurutkan niat peziarah. Mereka (termasuk saya) sudah paham bahwa kita ingin mendapatkan momen sunrise alias matahari terbit. Hal ini mirip kalau kita berwisata ke Gunung Bromo, Jatim. Tentu apa yang dicari kalau bukan sunrise-nya.

Di puncak Bukit Tursina, ada musala dan gereja mini. Itu memang disediakan bagi umat Islam dan Kristen yang ingin berdoa, di lokasi yang diyakini sebagai tempat Nabi Musa as menerima 10 perintah Allah ini. Di musala sederhana tersebut, kami rombongan Satya Buana meminta kepada Allah swt. Semoga ilmu Satya Buana ini tetap ada di muka bumi sampai hari akhir...


*****

                                                          ( Museum Peninggalan Firaun termasuk Mumi Firaun )


( Masjid Amr Bin Ash Radhiallahuan)                       ( Masjid Nabi Musa Alaihis salam )


Rangkaian destinasi terakhir adalah kunjungan ke Kairo. Disana ada Museum Mesir yang terkenal dengan mumi firaun. Rombongan juga berziarah ke Masjid Nabi Musa as, Masjid Nabi Yunus as, dan Masjid Amr Bin Ash. Yang terakhir itu dikenal sebagai sahabat nabi dan gubernur Mesir pertama. Situs yang berikutnya adalah Masjid Husein, masjidnya cucu Nabi Muhammad SAW. Sebagai penutup dari rangkaian ziarah ini adalah mampir ke Masjid Al Azhar di Universitas Al Azhar, yang melahirkan banyak ulama dan pemimpin umat Islam di berbagai belahan dunia.(*)




Last Updated on Saturday, 25 November 2017 06:00