PERKUMPULAN PELATIHAN OLAH TENAGA DALAM

SATYA BUANA

" Mewujudkan Kondisi Sehat Jasmani Dan Rohani Secara Mandiri "

Breadcrumbs

Home NEWS AND FEATURES Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina Part 5
Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina Part 5 PDF Print E-mail
Friday, 06 October 2017 10:24

Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina (Bagian 5)


Akhirnya bertemu dengan Pohon Zaitun yang Elok Mempesona


Aturan yang diterapkan pihak Israel membuat Masjid Al Aqsha harus ditutup pukul 20.00 waktu setempat. Karena itulah, jam 16.00 waktu palestina, saya bersama rombongan mesti bergegas ke lokasi inti perjalanan ini. Dengan naik kendaraan ?  Tidak. Kami hanya diperbolehkan jalan kaki sejauh 2 kilometer. Jalannya menurun. Menembus perkampungan dan gang kumuh yang dihuni warga palestina. Jalan cepat-cepat. Bukan jalan santai khas turis yang bisa foto sana foto sini.

(  Dari atas Bukit Zaitun Bisa Terlihat Pemandangan Masjid Al Al Aqso)


Dan, akhirnya kami sampai di Masjid Al Aqsha. Syukur alhamdulilah, pohon zaitun nan elok yang saya cari selama ini benar-benar ada di halaman masjid. Segera saja saya tak membuang kesempatan yang langka ini. Demi menuntaskan amanah almarhum Pak Edi Suwono. Demi membagikan keilmuan kepada para peserta keilmuan Satya Buana.

 

( Ketum Satya Buana Pusat - Bpk Drs HRP Sutjahyo Beserta Penasehat Satya Buana Pusat Bpk Ir. H. Ismakun Budiono)


Saya segera melakukan teknik untuk menyelaraskan diri dengan salah satu tanaman yang sering disebut di dalam kitab suci Alquran itu.

( Dikawasan masjid Al Aqsa, pertama kali setelah kita menselaraskan diri dengan pohon zaitun, kemudian masuk kedalam dan dibawa batu ashahrah tempat rosulullah menunggu saat2 naik.ke sidratul muntaha dan diatas ada hamparan batu yg terilhat dr atas yg dipakai pijakan oleh Rosululloh Saw saat naik ke langit dalam peristiwa Isro' Mi'roj)

*****

( Sholat Maghrib Di Masjidil Aqso )       ( Bpk Ir. H. Ismakun Budiono bersama Imam Besar Masji Al Aqso)

            Kami berkesempatan untuk salat magrib di Masjid Al Aqsha. Dan setelahnya, saya dan rombongan harus keluar dari masjid. Kembali menyusuri perkampungan dan gang sempit hunian warga setempat. Kebalikan dari berangkatnya, kali ini jalan yang kami lalui menanjak menuju jalan raya. Cukup menguras tenaga. Cuaca juga dingin. Tapi, inilah akses menuju hotel kami. Dan setibanya di hotel, yang terbayang adalah istirahat setelah makan malam.  Masih ada agenda berikutnya buat esok hari. Menuju Kota Hebron, untuk ziarah ke makam bapak para nabi, yakni Nabi Ibrahim as.

Last Updated on Saturday, 25 November 2017 05:28