PERKUMPULAN PELATIHAN OLAH TENAGA DALAM

SATYA BUANA

" Mewujudkan Kondisi Sehat Jasmani Dan Rohani Secara Mandiri "

Breadcrumbs

Home NEWS AND FEATURES Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina (Bagian 1)
Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina (Bagian 1) PDF Print E-mail
Thursday, 07 September 2017 03:27

Perjalanan Ketum Satya Buana Tuntaskan Amanah Terakhir ke Palestina (Bagian 1)



Pohon Zaitun itu Ada di Masjid Al Aqsha


Februari 2017 lalu, Ketum PPOTD Satya Buana, Drs H RP Sutjahyo, melakukan perjalanan penuh risiko ke zona konflik bersenjata Palestina dan Israel. Pak Yoyok, panggilan akrab Sutjahyo, menuntaskan pesan wasiat dari Almarhum Drs Edi Suwono, Pendiri Satya Buana, untuk menemukan Pohon Zaitun Tertua. Berikut catatannya, seperti diungkapkan ke admin satyabuana.com dengan gaya bertutur saya.


==========================


“Nanti jika kita ada kesempatan dan keluasan rezeki, sampean (anda, red) dan saya harus pergi ke Yordania atau Palestina untuk mencari pohon zaitun.”


Itu permintaan Pak Wono kepada saya. Percakapan itu terjadi di tahun 2007. Waktu itu, beliau sedang menyusun kurikulum keilmuan makro kosmos. Dan tahap terakhir dari keilmuan itu adalah menselaraskan diri dengan Pohon Zaitun langsung dari sumbernya. Hal yang sama pernah dilakukan beliau di tahun 1997, saat penyempurnaan energi dengan pohon teh hijau tertua, di Provinsi Wuhan, Tiongkok.


Saya sendiri belum punya bayangan bagaimana harus pergi ke tempat sejauh itu. Apalagi, bayangan wilayah yang penuh konflik sudah muncul di benak. Apa benar bisa memasuki areal tersebut ?  Tetapi, saya punya keyakinan, kelak Satya Buana memang akan ke wilayah itu. Entah bagaimana caranya.


Namun, Allah swt berkehendak lain. Seperti yang kita ketahui, Pak Wono berpulang ke Rahmatullah tahun 2010. Beberapa waktu setelah itu, saya teringat akan pesan terakhir almarhum Pak Wono soal pohon zaitun. Itu adalah amanah terakhir beliau. Karena beliau sudah tidak ada, maka tinggallah saya yang mesti memikirkan cara menunaikan amanah itu.


Saya pun mulai mengumpulkan informasi dan referensi. Ya, semacam riset kecil-kecilan lah. Tentang pohon zaitun itu sendiri. Tentang lokasinya. Dimana saja ada tumbuhan zaitun. Dan, bagaimana menuju ke tempat tumbuhnya zaitun itu. Sambil berjalannya waktu, saya menuntaskan keilmuan makro kosmos dan mulai membagikan pengetahuan itu kepada peserta Satya Buana yang sudah memenuhi syarat.


Sampai akhirnya, Pak Ismakun Budiyono, Ketua Satya Buana Bengkulu, memperoleh informasi tentang rencana perjalanan yang bisa ditempuh untuk pergi ke Palestina. Dan, pohon zaitun tertua itu ternyata ada di halaman atau areal Masjid Al Aqsha. Salah satu tempat suci umat Islam. Lokasi Mi’rajnya Rasulullah Muhammad SAW. Masjid yang pernah menjadi kiblat umat muslim. Dan sekarang, menjadi lokasi yang selalu diwarnai ketegangan antara umat Islam dengan Zionis Israel.(bersambung)

Last Updated on Saturday, 25 November 2017 06:10