PERKUMPULAN PELATIHAN OLAH TENAGA DALAM

SATYA BUANA

" Mewujudkan Kondisi Sehat Jasmani Dan Rohani Secara Mandiri "

Breadcrumbs

Home NEWS AND FEATURES dialog dengan Ketum POTD Satya Buana tentang tenaga dalam
dialog dengan Ketum POTD Satya Buana tentang tenaga dalam PDF Print E-mail
Friday, 13 May 2016 23:31

Melanjutkan dialog dengan Ketum POTD Satya Buana tentang tenaga dalam.

Melihat fenomena dunia tenaga dalam  dengan beraneka ragam demo yang di perlihatkan sebagai sarana promosi perguruan atau ilmu mereka, Pak yoyok sambil senyum mengatakan sah – sah aja toh mas kan mereka lagi promosi, ibaratnya orang jualan ya harus promosikan apa yang mereka jual baik itu jualannya jujur atau dengan pakai trik segala hak mereka. Namun kita sebagai umat yang beragama dan tentunya yang beragama islam wajib hukumnya cara hidup dan berfikir yang selaras dengan apa yang telah digariskan oleh dzat sang penguasa alam semesta agar kita bisa selamat dunia akhirat. Apa sih mas kita ini, bukankah lebih bahagia bila kita bisa memberi manfaat untuk orang lain kan itu juga bernilai ibadah ASALKAN dengan cara yang di ridhoiNYA. Patokannya apa? Sederhana saja mas, jika cara atau metode dan sumber dari sesuatu yang tidak menjadi sebab menjadi murkanya allah subhanallah wata’ala.

Seperti kita berlatih senam pernafasan tenaga dalam (POTD) Satya Buana hampir 90% peserta yang berlatih berawal dari berbagai macam keluhan akibat dari berbagai macam polusi  seperti polusi jasmani, rokhani dll dengan rajin dan ikhlas berlatih maka berangsur angsur kondisi mereka membaik dan bahkan menjadi lebih baik lagi dan potensi dalam diri mereka berkembang, bukankah itu juga memiliki nilai ibadah, yang dulu nya mereka susah sholat, sakit sakitan, suka minum minuman keras dll hal maksiat berangsur angsur menjadi lebih baik lagi menuju pribadi yg almukminun dan bilamana ada saudara, tetangga sakit atau memerlukan bantuan maka pesertapun bisa membantu dan lagi lagi bisa membawa manfaat untuk masyarakat pada umumnya.

 

Jika kita mau tafakur toh ujungnya nanti kita akan meninggalkan dunia fana ini dan akan menjadi penghuni alam kubur sebelum nanti dikumpulkan semua di padang mahsyar menungu pengadilan sang khaliq dari apa yang telah kita perbuat selama hidup,perjalanan ke sana kan panjang toh mas dan perlu bekal, bekal apa yang akan kita siapkan kalo bukan bekal amal sholeh ??? logikannya saya mau ke surabaya paling tidak saya  harus bawa bekal uang untuk beli bensin atau buat beli karcis bus dll apalagi dalam perjalanan kita ke padang mahsyar kelak kalo tidak kita siapkan dari sekarang kapan lagi??? Karena itu di satya buana tidak pernah sama sekali mengajarkan hal hal seperti yang ada pada perguruan lainnya, karena itulah satya buana di sebut tenaga dalam pembaharu.

 

Admin : Lantas bagaimana dengan bela diri pak, itu kan juga penting. Apa satya buana ada solusinya ?

Pak yoyok : Gini lho mas, dengan berlatih yang benar di POTD Satya Buana sesuai dengan jenjang masing masing tingkatan maka secara otomatis dalam tiap peserta akan terbentuk sistem, sistem tersebut terbentuk hasil dari setiap penyelarasan masing masing jenjang dari tiap tingkatannya. Sistem yang terbentuk adalah gelombang energinya adalah vertikal dari inti bumi keatas tak terbatas yang memiki gelombang getaran kearah inti bumi dan keatas tak terbatas. Gelomabang getaran tersebut mempunya sifat menetralisir 2 arah : 1. Menetralisir segala polusi secara terus menerus dalam diri peserta pelatihan. 2. Menetralisir polusi dari luar seperti misal ada orang yang mempunyai niat jahat ke kita maka orang tersebut secara otomatis akan memancarkan gelombang pikirannya ke kita dan tertangkap oleh sistem kita dan di netralisir dan orang tersebuta akan mengurungkan niatnya dan bilamana diteruskan akan terproses oleh sistem gelombang getaran tersebut. Ingat sistem yang dihasilkan bukanlah dari isi isian ya akan tetapi dari hasil berlatih yang telah diselaraskan dengan alam semesta jadi semakin tinggi tingkatannya maka semakin tajam dan luas pengaruh sistem tersebut.

Kaitanya dengan beladiri untuk peserta yang telah mulai terbuka kepekaannya maka secara otomatis akan bisa mengatasi melalui jalan apa ? melalui cara kepekaan yang dihasilkan akan mengirim sinyal di otak dan otak akan memproses sinyal tersebut yang selanjutnya akan membuat keputusan eksekusi tindak balas atau bertahan dan untuk yang telah terlatih  seperti di tingkat PM dan PB maka tiap gerakan yang dihasilkan akan mengandung energi tenaga dalam yang telah tersalurkan.

Admin : lantas bagaimana pak dengan seperti melihat warna dengan mata tertutup , apakah di SB bisa ??

Pak Yoyok : amat sangat bisa mas, namun untuk apa ? sedangkan kita oleh allah swt sudah di beri nikmat mata penglihatan ya kita sukuri namun bila untuk melatih tuna netra atau untuk keperluan khusus seperti pelatihan intelijen maka tidak mengapa ???

 

Admin : ehmmm, iya juga. Kalo boleh tahu bagaimana cara kerjanya ?

Pak Yoyok : Seni Pernafasan bagi masyarakat Indonesia bukanlah hal baru, bahkan berbondong-bondong orang belajar olahraga ini dengan niat yang beraneka ragam, dari niat ingin sehat, ingin punya tenaga dalam hingga latar belakang lainnya.

Perkembangan ilmu pernafasan hingga saat ini diminati oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga perguruan ataupun organisasi olahraga pernafasan ini tetap eksis hingga saat ini bahkan telah berkembang hingga kepelosok desa sakalipun.

Bagi seorang yang pernah mendalami latihan pernafasan baik untuk kesehatan dan tenaga dalam pasti paham betul bagaimana energi melalui olah nafas ini dikelola dan disimpan didalam tubuh, tentunya tidak melupakan generator atau biasa dikenal dengan cakra yang terdapat didalam tubuh setiap manusia.

 

Nah kali ini saya ingin mengajak anda untuk mengingat kembali sebuah teknik ringan namun sulit karena dibutuhkan kesabaran tinggi, yaitu berlatih mengenal gelombang warna. Bagaimana caranya?? Mudah saja asal sabar.

Bagi seorang yang ahli menyalurkan energi latihan ini sangat ringan tapi bagi orang awampun sebenarnya tetap bisa dilakukan asal konsentrasi, dapat merasakan geteran di telapak tangan dan lagi-lagi kuncinya adalah sabar. Karena Panjang gelombang warna ini akan berbeda bagi setiap orang. Dengan konsentrasi dan niat yang baik, biasanya kita akan merasakan getaran warna tersebut pada telapak tangan hingga jari-jari, ingatlah dimana letak getaran atau pancaran itu anda rasakan pada telapak tangan anda, karena setiap orang pasti berbeda saat merasakan getaran warna tersebut.

 

Bila anda sudah bisa merasakan perbedaan rasa warna getaran tersebut, hapallah letaknya, jangan ragu untuk menyakinkan lagi hingga keyakinan anda 100%, Biasanya setiap warna akan terasa beda, perbedaan inilah yang harus anda hapalkan, dan ulangi untuk terus mencobanya, sampai anda benar-benar nyakin, bila sudah bisa merasakan getaran kedua kertas tersebut, untuk mengeceknya coba anda acak lalu tutup mata untuk mengenali salah satu dari kertas tersebut. Kalau masih salah artinya konsentrasi anda masih kurang. Ingat latihan ini hanya bermodalkan niat yang baik dan konsentrasi, tidak pakai puasa apalagi harus pakai Jin segala.

 

Bila berhasil bersyukurlah karena anda sudah menemukan kuncinya, setelah itu anda bisa berkenalan dengan getaran warna lainnya, dan upayakan jangan terburu-buru untuk mengenal warna lain bila belum berhasil dengan baik, karena kadang-kadang getaran yang kita terima sangat kecil sehingga sulit kita rasakan tanpa bantuan konsentrasi yang baik, untuk meningkatkan konsentrasi adalah melalui doa agar niat kita selalu bersih.

 

Inti dari latihan ini bukan untuk mencari kesaktian ataupun kehebatan, tapi merasakan RASA atau getaran itu sendiri dari dalam maupun luar tubuh, setidak-tidaknya latihan ini menjadi kunci bagi kita untuk beryukur karena diberikan nikmat sebagai manusia yang seutuhnya, namun bila anda yang gagal metoda latihan ini janganlah berkecil hati karena manusia diciptakan denga kelebihan-kelebihannya masing-masing. Sekali lagi kuncinya adalah, Nafas, Rasa (peka), Konsentrasi (niat) dan Doa. Selamat berlatih semoga bermanfaat.

Bersambung...