PERKUMPULAN PELATIHAN OLAH TENAGA DALAM

SATYA BUANA

" Mewujudkan Kondisi Sehat Jasmani Dan Rohani Secara Mandiri "

Breadcrumbs

Home ARTIKEL Prana Alam Dan Daya Inti Bumi
Prana Alam Dan Daya Inti Bumi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 09 January 2013 08:10


Prana Alam

kharisma abadi sang motivator dan penghusada

Banyak sekali istilah prana yang muncul di duniametafisika dan tenaga dalam. Prana sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang berari energi hidup. Namun sayangnya tidak dijelaskan secara rinci atau mendetail, apakah sebenarnya yang dimaksud energi hidup itu.

Karena tidak ada perincian apa itu energi hidup, maka tidak salah jika banyak orang mendefinisikan sendiri apa yang dimaksud prana atau energi hidup. Misalnya saja ada yang memecah prana itu menjadi beberapa unsur, seperti prana bumi, prana udara, prana matahari, 


prana pohon dan sebagainya. Ada juga yang mengaitkannya dengan kesaktian dan jadilah nama sebuah perguruan. Saya rasa silahkan saja, masing-masing pendapat orang mesti dihormati.

Namun definisi prana alam yang saya istilahkan disini tentu mempunyai kekhususan tersendiri.


tata surya

Prana alam. Teraturnya tata surya ini karena ada magnet besar yang menjaganya. Magnet itu sampai ke permukaan bumi dan memberi kehidupan bagi makhluk hidup.


Prana alam adalah kekuatan magnet terbesar di jagad raya ini yang menata keteraturan galaksi sehingga semua unsur galaksi dan tata surya bergerak secara normal dan teratur harmonis dalam garis edarnya masing-masing, sehingga tidak saling bertabrakan. Magnet yang menata benda-benda langit itulah yang saya sebut sebagai prana alam.

Prana alam itu sendiri sampai juga ke bumi. Energi ini jadi satu dengan oksigen yang kita hirup sehari-hari. Warna prana alam adalah kuning keemasan. Dan satu hal lagi, prana alam ini ternyata mempunyai daya hisap yang sangat kuat. Energi ini mampu menghisap limbahpenyakit dan menariknya ke atas tanpa batas. Prana alam mempunyai arah gelombang getaran, dan arahnya berputar berlawanan arah jarum jam.

Saya sendiri tidak pernah membayangkan sebelumnya, bahwa prana alam itu sedemikian besarnya. Inilah secuil kekuasaan Allah swt. Dulu waktu saya masih sekolah dasar, guru mata pelajaran IPA sudah mengenalkan sistem tata surya kita yang menjadi bagian dari galaksi bima sakti. Ada ratusan atau mungkin ribuan galaksi di jagad raya ini, tetapi yang paling banyak dikenal orang adalah galaksi bima sakti dan galaksi andromeda. Alangkah luasnya alam semesta ini. Alangkah teraturnya planet-planet yang berjalan sesuai orbitnya itu. Sedangkan guru agama mengatakan, seluruh unsur tata surya bisa berjalan harmonis  karena  tunduk pada perintah-Nya.

Bisakah prana alam hilang ? Tentu saja bisa. Kelak, jika alam semesta mendekati kiamat, maka prana alam tersebut akan ditarik oleh penciptanya,yakni Allah swt. Seiring dengan peristiwa itu, seluruh makhluk hidup akan mati sebagaimana malaikat peniup sangkakala menjalankan tugasnya. Karena magnet sudah hilang, alam semesta akan hancur karena benda-benda langit bertabrakan. Bumi akan bertabrakan dengan planet lain, bulan, matahari, dan sebagainya. Sangat ngeri membayangkannya. Namun itu sudah menjadi ketetapan-Nya yang tak bisa dibantah. (*)


Daya Inti Bumi, Penghisap Kebathilan di Muka Bumi


Tulisan ini menyambung artikel saya tentang Prana Alam. Bila anda belum membaca artikel saya soal prana alam, saya sangat menganjurkan anda mau membacanya sebentar sebelum masuk lebih jauh ke masalah daya inti bumi ini.

Daya inti bumi sendiri sebenarnya mempunyai sifat yang kurang lebih sama dengan prana alam, yakni sebagai daya magnet alam. Tanpa daya inti bumi, maka makhluk hidup yang ada di permukaan bumi ini dipastikan akan melayang-layang tak karuan. Selain itu, daya inti bumi dan prana alam sama-sama bagian dari semesta alam yang diciptakan oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Manusia diperbolehkan untuk mengolahnya, memanfaatkannya dan menggunakan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat manusia dan makhluk hidup lainnya.

Misteri tentang daya inti bumi juga menarik kalangan ilmuwan. Berdasarkan data dari wikipedia, bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370 kilometer dengan suhu 4.500 derajat celcius, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer yang membentuk 83 persen isi bumi dan akhirnya diselimuti lagi oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer.

Konsep daya inti bumi dan prana alam ini saya kenal sekitar awal tahun 1990-an. Daya inti bumi tidak sama dengan prana bumi, dan prana alam tidak sama dengan prana udara. Konsep prana bumi dan prana udara dicetuskan oleh seorang master tenaga prana, Choa Kok Sui. Meski seolah mirip, karena gambaran istilah, namun esensinya berbeda jauh.


daya inti bumi

DAHSYAT: Kekuatan daya inti bumi menetralisir energi kebathilan yang membawa keburukan bagi kehidupan umat manusia. Hal ini belum banyak diketahui orang


Daya inti bumi mempunyai daya hisap magnet dengan pola getaran searah dengan jarum jam. Getaran daya inti bumi ini murni getaran alam. Namun, sekedar merasakan arah getaran daya inti bumi tidaklah cukup. Daya inti bumi dan prana alam, saya pilih sebagai bahan baku pembangkit tenaga dalam manusia, yang Insya Allah diridhai oleh Allah swt. Metode pemanfaatan kedua daya alam semesta inilah yang kini saya kembangkan dalam bentuk tenaga dalam.

Dengan perkiraan suhu sekitar 4 ribu derajat celcius itu, ditambah dengan unsur besi nikel beku sebagai inti terdalam, maka saya bermohon kepada Allah swt agar daya inti bumi menjadi penetralisir segala kebathilan dan kejahatan yang terjadi di muka bumi. Menetralisir keburukan manusia yang antara lain disebabkan intervensi Jin, Iblis, Syetan, serta siluman. Melalui sistem khusus tenaga dalam yang saya kembangkan, faktor keburukan itu akan dibakar dalam panasnya inti bumi dan terkunci rapat dalam besi nikel pembentuk inti bumi. Kelak menjelang datangnya hari kiamat atau hari kehancuran seluruh alam semesta, bumi pasti akan mengeluarkan beban berat yang dikandungnya itu. Selain beban berat lainnya,…yang kiranya hanya bumi dan Allah yang Maha Mengetahuinya.


INTI TERDALAM: daya inti bumi mempunyai getaran yang muncul hingga permukaan bumi. Arah getarannya searah dengan arah jarum jam.






Sebenarnya tidak hanya bumi yang mempunyai daya inti. Bulan juga mempunyai daya inti bulan. Ilmuwan menemukan kalau inti bulan mirip dengan inti Bumi. Penemuan ini mengonfirmasi adanya inti bulan yang solid yang dikelilingi oleh lapisan yang berupa cairan. Akan tetapi, tidak seperti bumi, bulan memiliki lapisan lembek di atas bagian cair.
Bulan memiliki inti selebar 240 kilometer. Inti itu dikelilingi oleh lapisan cairan selebar 90 kilometer dan lapisan lembek selebar 150 kilometer (Data dari National Geographic.co.id). Hal serupa juga dimiliki matahari, yang mempunyai daya inti matahari yang tentunya mempunyai daya panas tak terkira bila dibandingkan dengan inti bulan atau inti bumi.

Meskipun bulan dan matahari mempunyai daya inti, namun dari petunjuk yang saya peroleh, daya inti bulan dan daya inti matahari tidak “terpilih” untuk membangkitkan potensi tenaga dalam. Daya inti bulan terlalu “lemah” dan daya inti matahari terlalu “panas” untuk kondisi manusia. Yang selaras dengan kondisi manusia sebagai makhluk yang fitrah pada awal penciptaanya, hanyalah daya inti bumi dan prana alam sebagai magnet jagad raya yang merata masuk hingga ke permukaan bumi. Bagaimana ini bisa menjadi suatu system pembangkit tenaga dalam ? Tunggu ulasan-ulasan saya selanjutnya,

Kontributor : Kharisma Abadi, SH(Motivator dan Profesional Penghusada)




Last Updated on Thursday, 31 July 2014 02:49